4 Pantai Cilacap Ini Membuat Anda tak Ingin Segera Pergi



Kabupaten Cilacap yang terletak di Jawa Tengah memiliki potensi wisata pantai yang cukup besar. Terkenal karena keberadaan Pulau Nusakambangan sebagai penjara bagi para narapidana kelas kakap, tidak membuat Cilacap kehilangan sisi keindahannya. Berikut beberapa objek wisata pantai di Cilacap yang sayang untuk Anda lewatkan. 

Berkuda di Pantai Widarapayung, Cilacap. Via: www.updatekota.com


Panorama Pantai karang Pandan, Cilacap. Via: koperseru.com




Pantai Widarapayung

Objek wisata Pantai Widarapayung berada di Desa Widarapayung, Kecamatan Binangun, Cilacap. Pantai ini terkenal dengan keindahan pantai dan ombaknya yang kerap dijadikan arena surfing bagi para pecinta olahraga satu ini. Meskipun pantainya tidak terlalu luas, dengan kontur pantai yang sangat landai ditemani jajaran pohon kelapa membuat Pantai Widarapayung merupakan salah satu objek wisata favorit warga Cilacap. Di pantai ini, Anda dapat menemukan berbagai fasilitas umum seperti lahan parkir, toilet, kamar bilas, kolam renang dan restoran. Cukup dengan uang Rp 2.500, Anda sudah dapat memasuki kawasan pantai nan eksotis ini. Sempat terkena imbas dari tsunami Pangandaran pada 2006 lalu, pemerintah daerah berusaha keras melakukan perbaikan pada pantai ini. Terbukti, beberapa fasilitas seperti kolam renang menjadi lebih baik saat ini. Selain menikmati panorama pantai, di Pantai Widarapayung Anda dapat melakukan beragam aktivitas seperti surfing, voli pantai dan juga berkuda. Untuk menjaga keselamatan para pengujung, saat ini sudah ada pos SAR yang ditempatkan di pantai ini.

Pantai Teluk Penyu

Objek wisata pantai yang terletak di selatan kabupaten Cilacap ini merupakan gerbang masuk menuju Pulau Nusakambangan. Jika biasanya pantai selatan memiliki ombak yang besar, tidak demikian dengan Pantai Teluk Penyu. Karena dihadang Pulau Nusakambangan, ombak di pantai ini tidak seganas Pantai Selatan lainnya.

Sama halnya dengan Pantai Widarapayung, Pantai Teluk Punyu biasanya dipadati pengunjung saat hari libur tiba. Karena letaknya yang tidak jauh dari pusat kota, ketika sore hari Pantai ini juga kerap dikunjungi warga kota Cilacap. Di pantai Teluk Penyu, Anda dapat menikmati keindahan pantai berombak sedang dengan pemandangan Pulau Nusakambangan di hadapannya. 

Pantai Karang Pandang

Jika image Pulau Nusakambangan selama ini terlkenal seram karena menjadi lokasi penjara untuk narapidana dengan kejahatan serius, maka Anda harus mencoba menilik sisi lain dari pulau ini. Pulau Nusakambangan nyatanya memiliki objek wisata pantai yang sangat menawan. Pantai tersebut bermana Pantai Karang Pandan.  Untuk menuju pantai ini, dari Pantai Teluk Penyu di Cilacap Anda harus menyeberang dengan tarif sekitar Rp 15.000/orang. Tarif tersebut tergantung berapa banyak jumlah orang dalam satu perahu, semakin banyak maka tarifnya akan semakin murah.

Di pantai ini, Anda dapat menikmati hamparan pasir pantai berwarna putih yang sangat jarang ditemukan di Cilacap.  Saat tiba di Pulau Nusakambangan, Anda harus berjalan kaki dari Benteng Karang Bolong menuju pantai ini. Karena ombaknya yang tergolong besar, Anda tidak diperkenankan untuk berenang di pantai ini.


Kampung Laut

Bila Anda ingin berwisata dengan menikmati sensasi yang berbeda, maka datanglah ke Kampung Laut yang ada di Cilacap. Tidak seperti objek wisata pantai lainnya, Kampung Laut menawarkan sebuah laguna alami yang disebut Segara Anakan dengan lebatnya hutan mangrove. Kampung laut sendiri adalah nama sebuah kecamatan yang terletak di ujung barat Pulau Nusakambangan. Kampung Laut dapat Anda tempuh menggunakan jalur darat dan laut. Konon, masyarakat yang tinggal di Kampung Laut adalah keturunan prajurit Kerajaan Mataram di Yogyakarta.

Kampung Laut memiliki empat desa dengan salah satu desa yang punya sejarah cukup unik. Desa tersebut bernama Ujungalang. Letaknya sendiri tepat di tengah-tengah Segara Anakan dimana sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan. Sebelum menjadi seperti sekarang, masyarakat di desa Ujungalang tadinya tinggal di rumah-rumah panggung. Namun karena terjadinya sedimentasi secara terus menerus, maka Segara Anakan menjadi dangkal sehingga masyarakat dapat mendirikan rumah permanen di tempat ini. Apa yang menarik dari desa ini? selain keunikan lokasinya, di Desa Ujungalang Anda dapat berwisata kuliner dengan menikmati beragam seafood seperti kepiting, udang, kerang totok (kerang lumpur) dan ikan belanak sebagai tangkapan khas mayarakat setempat. Selain itu, Anda juga dapat membeli ikan asin hasil produksi masyarakat Desa Ujungalang sendiri. Ikan asin ini dijamin 100% tanpa pengawet karena pembuatannya murni hanya menggunakan garam saja.